Selasa, 11 Desember 2018
SIBRANDAL MENEROPONG DELIK KOMUNIKASI POLITIK PEDESAAN
Membangun negara mulai dari desa simpelnya masyarakat bisa menikmati konstelasi politik di desanya sendiri, menyeruak di permukaan bentuk komunikasi politik dengan pijakan nominal simerah yang dipertaruhkan, percaya diri dengan kemenangan yang akan diraih dalam konstelasi politik pedesaan walau lewat pembenaran atas mimpi_mimpi yang bisa menyenangkan hati untuk kemenangan.
Politik cuaca masih kuat menyelimuti konstelasi politik pedesaan kekinian, membaca segala bentuk kemenangan lewat pembacaan yang tidak pasti sebagai tolak ukur kemenangan yang akan diraih, berkat bualan lisan dari para calon pemilih menjadi modal utama dalam menggembor gemborkan komunikasi politik untuk kemenangan.
Idealnya kepercayaan diri akan terbentuk lewat kerja real dari para calo untuk memenangkan calon kandidat, bukan terapan politik cuaca atau pembenaran lewat mimpi_mimpi penyejuk hati.
Merubah perilaku pemilih lewat komunikasi politik sangat penting untuk membuat para calon pemilih melakukan predisposisi atas pilihannya yang kongkrit, menghadirkan alternatif_alternatif yang rasional agar para pemilih bisa mencanangkan kembali segala bentuk pilihan yang saya kira masih ber_domain ambiguitas.
Titik tolak komunikasi politik pedesaan kekinian masih mengedepankan komunikasi atas dasar nominal yang dikeluarkan tanpa mempertimbangkan bagaimana pribadi calon yang dipilih, jadi sedikit kemungkinan calon pemilih melakukan predisposisi, karena komunikasi yang dilakukan hanya menunjukkan kepentingan dari perjuangan nya mengeluarkan nominal simerah yang tidak terkira.
Nihil kalau saya melihat komunikasi politik pedesaan kekinian yang menonjokan nominal simerah untuk mempengaruhi pemberian suara, bisa saya lihat bahwa para pemberi suara di desaku dari beberapa komponen, pertama pemberi suara rasional, kedua pemberi suara responsif, ketiga pemberi suara reaktif, dan keempat pemberi suara aktif.
Kalau dilihat dari sudut kerasiolannya simerah yang menguasai konstelasi politik pedesaan hanya dimiliki beberapa orang yang punya, dengan membeli suara dari sebagian simerah demi kemenangan hanya akan memberi keuntungan untuk sebagian yang berkepentingan maka jelas disini pembagian dari kemenangan hanya sebagian dari yang diraih, sebab kerasiolan dari kemenangan politik adalah kesamaan dari yang di perjuangkan bersama.
Penulis:Jhiwa Di Mence
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Demokrasi Sumber Geopolitik
penyelenggaraan kekuasaan secara konsekuen mesti dijalankan berdasarkan normalitas prinsip demokrasi. Pemisahan wewenang, check and bal...
-
KKN (Kuliah Kerja Nyata), merupakan sebuah program pengabdian mahasiswa pada masyarakat setara 2 sks yang wajib diikuti oleh seluruh maha...
-
Begitu banyak hal yang ingin aku tuangkan dalam secarik kertas, tentang apa saja yang yang mampu dipandang mata dalam realitas. Mulai d...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar