Jumat, 07 Desember 2018

NYANYIAN TUAN BERPANGKAT





Seribu duka telah ditorehkan dalam jiwa genarasi bangsa
Segumpal darah sudah meleleh dalam aliran nadi generasi muda
Sejuta kata telah dirangkai olehku untukmu tuan muda yang ada disinggasana surga

Tuan-tuan muda mulai beraksi bagaikan superman membela kebenaran
Mereka taburi bunga cinta dalam sel darah pejuang bangsa
Sehingga tak terlintas untukku memilukan luka lara pada hati yang sedang gembira

Nyanyian tuan telah melebur bersama hasrat yang membara
Nyanyian tuan sudah menggelora didalam rasa
Dan nyanyian tuan sudah menjadi bualan anak bangsa yang cinta pada kearifan budaya
Tapi nyanyian tuan tidak semerdu tangisan ibu pertiwi yang menjerit didepan moncong senjata para diktator bangsa

Aku mulai berpikir untuk dilahirkan kembali dalam kandungan ibu pertiwi
Aku mulai berpikir untuk bisa bersuara bersama bapak reformasi masanya
Aku mulai berpikir untuk menjadi embrio-embrio kecil yang menusuk dan merasuk hati yang terpesona oleh tahta

Andaikan aku bisa menjadi satria baja hitam yang bisa membuat motor jadi sahabat, akan ku buat dunia menjadi komunis untuk sementara
Andaikan aku bisa menjadi gatot kaca yang bisa lari sekencang angin, akan ku buat bumi pertiwi menjadi negara paripurna yang bisa disinggahi oleh jiwa-jiwa yang merana

Serdadu kini mulai di aduh oleh birokrasi vampir yang haus pitza
Generasi bangsa tak lagi bicara akan kesejahteraan karna telah duduk manis didepan meja makan sang raja
"Revolusi belum selesai" tapi generasi sudah pada mau diselesaikan dikolom meja

Penyakit warna merah hijau menjadi alasan para pejuang mengugurkan kepala
Tidakkah rindu akan kesejahteraan bumi pertiwi yang sudah menampung kita sekian lama
Kurasa kalian lupa pada sejarah bapak revolusi yang berjuang keras demi kemerdekaan republik indonesia

Generasi muda adalah harapan bangsa
Generasi muda adalah lautan literasi yang membangun konsep perubahan
Generasi muda adalah tuhan-tuhan dunia yang bisa membangun dunia dalam kekuasaa  fir'aun baru
Tapi sekarang generasi muda bukan lagi harapan bangsa melainkan harapan penguasa

Betapa pilunya hati ini melihat perkembangan kaum perubah yang telah menjadi bedebah
Sungguh sensaranya bumi pertiwi dihuni oleh ribuan manusia tak punya hati
Kau bagaikan penjahat robot yang bisa berubah kapanpun dan dimanapun dengan selera makan yang berbeda

bapak bangsa ma.afkan diriku jika aku mengeluh dalam pandainya mereka memainkan sya'ir melodi kesulitan
Kaulah pahlawan tanpa tanda jasa yang pernah ku kenal dalam dunia fana
Titipkan rindumu dan aku akan jemput dalam mimpi malamku
Janjimu untukku bukan sajak yang kau torehkan tapi perjuangan yang di amanahkan.


KILIMAN ARIANSYAH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Demokrasi Sumber Geopolitik

penyelenggaraan kekuasaan secara konsekuen mesti dijalankan berdasarkan normalitas prinsip demokrasi. Pemisahan wewenang, check and bal...