Selasa, 11 Desember 2018

KERESAHAN JIWA ANAK BANGSA



Dari keterpurukan aku coba bangkit dengan ribuan jerita jiwa yang memanggil nama tuan yang memegang kekuasa disimpang jalan sana aku teriakan aku cinta kau hari ini
Ku akui jujur ku akui kau punya segalanya dan kami hanya punya suara

Coba bangun dari situ dan temui kami yang memanggil mu untuk sebuah nama yaitu keadilan bapak bangsa serupa predator liar
Mungkin tuhan tak perlu dibela karna anak cucunya sedang membela keadilan bagi seluruh umat yang ada

Demi cinta kami rela melepaskan nyawa dalam raga demi implementasi dari REVOLUSI sang bapak proklamator bangsa
Bahagia barulah sebatas pintu belum seujung kuku kalian sudah mulai lenyap dari muka negara

Malah yang sakit lagi kalian tak mengakui kalau kami anak bangsa yang selalu mencari nama kebenaran untuk seluruh rakyat indonesia
Lantunan sya'ir darah juang memberikan suntikan semangat dalam jiwa yang mulai ingin mati

Tak kusangka kalian begitu tega menghianati bangsa sendiri
benar apa yang dikatakan bapak proklamasi
"perjuanganku tidaklah sulit karna melawan penjajah asing tapi perjuangan kalian sangatlah sulit karna melawan penjajah negeri sendiri

Aku disini hanya merenungi betapa hancur negara ini
Sedih kalau diceritain, biarku simpan sendiri dalam hayalan mencapa langit ke tuju
Kisah negara ini teramat perih karna generasi yang di harapakan bermain money dengan kaum bermodal si mata sipit dan sikulit putih

Telah lama bapak proklamator bangsa pergi jauh dan menitipkan satu petuah "Revolusimu belum selesai"
Tapi tak sedikitpun peduli penghuni negeri untuk meneruskan Revolusinya

Lumpuhkanlah ingatanku pada ketakutan yang melanda jiwa yang sedang berjuang dijalan kebenaran
Janga sembunyi ku mohon jangan sembunyi dibalik ketiak penguasa yang coba menjadikanmu domba gembalaan
Kalian acukan negeri ini demi kertas merah hijau

Telah lupakan pada memori perjuangan sang bapak proklamasi bangsa yang tetap berdiri gagah disa.at keterpurukan melanda indonesia
Salahkan diriku hingga sa.at ini mengharapkan sang bapak pertama bangsa kembali
Hampa hati terasa kau tinggalkan kami meski kami tak rela sang bapakku

KILIMAN ARIANSYAH

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Demokrasi Sumber Geopolitik

penyelenggaraan kekuasaan secara konsekuen mesti dijalankan berdasarkan normalitas prinsip demokrasi. Pemisahan wewenang, check and bal...