Selasa, 27 Agustus 2019

TABURKAN MAWAR DIATAS MAKAM


Bentakan suara hati terus menuai air mata menjelang sajak yang akan ku uraikan dalam melodi-melodi syair indahku
Dengan pena kensunyian kulukis harum aromamu
Lewat mimpi ku suratkan lamunan wajahmu yang tak dapat ku sentuh dikala ku bangun
Kaulah pelangi yang selalu ada meski hujan tak menguyur bumi

Kaulah bintang yang terus terang meski fajar sudah nampak diujung langit
Dan kaulah rembulan yang tak pernah memudarkan sinar meski awan menutupi seisi langit malam
Kan simpan wajah mu
Kan ku ukir namamu
Kan kubuktikan kesetiaanku padamu
Biarlah disini sendiri merajut hari-hari

Dan seiring waktu berganti menempuh bagai imajinasi
yang terserap kerasa ini
Kau tetap ada meski tak disisi
Mungkin esok atau lusa bayangmu akan menjadi pengobat luka ruangku
Hadirkan harapan yang membuatku kuat untuk bertahan disetiap detakkan jantung ini
Ingatkan aku untuk tetap melangkah meskipun ku tak mampu lagi untuk melangkah

Aku tahu dan mengerti
Diri ini tak bermateri
Dia yang pantas kau dampingi
Aku tak akan menyesali
Biarlah aku yang mengalah pergi

Dalam cinta terbersik keinginan saling memiliki
namun perlahan-perlahan batu besar menghadang
cinta ini pun terbawa ombak besar dan menghanyutkan
semua harapan yang terjalin lama
Saat kedua ortu menghadang jalan cinta ini
harapan tak lagi berjalan kiasan bayangan kan indahnya
masa depanpun lenyap,dimanakah aku harus mengadu

Pasrah kan keputusan yang sangat menyedihkan
tapi inilah cinta deritanya tiada berakhir
Salahku yang tak punya apa-apa
Salahku yang hidup di keluarga tak mampu
Salahku yang bukan siapa-siapa
Salahku yang punya masa depan tak tentu

Mungkin ini sudah takdirku
Aku yang tak bisa membahagiakanmu
Terdiamku dalam asaku
Yang hanya bisa mencintaimu
Wajar orangtuamu menginginkanku pergi
Mereka ingin kamu bahagia
Mereka ingin kamu bersamanya
Aku pergi dan tak kan di hatimu lagi

Hanya asa yang saat ini kurasa
Asa yang slalu menghantui
Membiarkanmu menjadi miliknya
Sudahlah, cinta kita tak direstui
Biarkan hujan yang menghapus
Cerita cintaku dan kamu
Cintaku sudah pupus
Terhalang restu orangtuamu

Cinta, begitu cepat engkau menyapa
hingga membuatku terlena oleh indahmu
dan akupun tak kuasa menghindar dari sayap cintamu
kau belai, kau buai ku terbang ke awan
namun saat cinta menagih usia, perpisahan pun tak dapat kutahan

Bukan salah cinta telah mempertemukan kita
namun kitalah yang harus belajar ikhlas dari peristiwa ini
semoga ada hikmah yang dapat kita ambil
dari cinta kita yang terhalang dinding pemisah
bukan salah keyakinan kita yang tlah menciptakan jurang pemisah
namun mungkin ini sebuah ujian
agar kita lebih bayak berdo'a
semoga kelak ada cinta yang sejati untukmu dan juga untukku

cinta.cinta.., cinta
saat kurasa cinta begitu indah
ternyata semua itu hanya sekejap
cintaku terhalang mitos dan ortu
Tuhan, berilah aku kesabaran dan ketabahan
jangan sampai cinta ini membuatku khilaf
aku harap ada cinta yang indah buatku nanti

kesadaran jiwa yang membuatku bertahan dan bersabar hingga sampai saat ini
Aku yakin akan ada cinta yang bisa menyelamatkan dunia romansaku
Bertahun-tahun kenantikan senjamu yang pergi tanpa pamit yang sangat meninggalkan luka tanpa bekas dalam hati.

Cerita ini sedikit dikutip dari cerita salah seorang aktivis Ambalawi "MAWU" yang mengginginkan ada dambaan sejati.

Foto yang punya kisah,



Penulis : KILIMAN ARIANSYAH

Demokrasi Sumber Geopolitik

penyelenggaraan kekuasaan secara konsekuen mesti dijalankan berdasarkan normalitas prinsip demokrasi. Pemisahan wewenang, check and bal...