Selasa, 22 Januari 2019
TERIAKAN JIWA ANAK YANG DIPERKOSA PENGUASA
Berbagai teriakan telah kami lontarkan dalam pesta mimbar bebas
Tapi tak sedikitpun membuat penguasa gentar untuk melakukan tindakkan tak wajar
Jika suara kami masih saja menjadi bualan bagimu
Maka tunggulah hari dimana kau akan menyesali perbuatanmu
Kami bukan raja yang bisa memerintah
Tapi kami adalah anak yang lahir dari bau keringat sang ayah yang sangat mencintai teriakan kesejahteraan
Jangan pernah benci kami karna bikin keributan dijalan
Jangan pernah pandang hina kami karna bersikap tak sopan pada penguasa
Dan jangan pernah membuang kami dalam deraian air mata sang ibu yang penuh dengan kasih sayangnya
Semua itu kami lakukan demi menata masa depan bangsa
Dan semua itu kami lakukan untuk kesejahteraan kita semua
Kami adalah generasimu
Kami adalah pengikutmu
Kami adalah ajudanmu
Yang berteriak demi satu harapan
Yaitu kesejahteraan untuk rakyat indonesia
Buatlah generasi mu merasa bangga karna pernah dipimpin olehmu
Buatlah dunia mencatat sejarah baikmu dalam lembaran musium negara
Dan buatlah kau menjadi pahlawan yang akan di kenang oleh generasi-generasi tunas muda bangsa
Air mata dan keringat ayah ibu terus mengalir dan menetes dalam harapan semoga anaknya jauh lebih baik darinya
Batuk sang ibu yang sedang menahan asap harapan terus berbunyi didapur impian
Tetesan keringat sang ayah dalam lembar masa terus bercucuran demi menitip satu pesan semoga anak bisa menjadi yang berguna di kemudian hari
Berawal dari harapan impian mereka aku bangkit dan berteriak dalam ruang bebas yang dibenci penguasa
Sedikitpun tak ada ketakutan dalam jiwa jika ingin diperkosa haknya oleh penguasa
Sebab jika itu semua terjadi
Maka teriakan dan puisi-puisi tajam akan terus kami lontarkan tanpa henti
Sebelum tirani kekuasaan tumbang bagai pohon kelapa dikebun pak jono
Sudah sangat sering kami keluarkan keringat di medan jalanan
Dan sudah sangat sering air mata diteteskan melihat ketidak adilan
Sekarang sa'atnya meneteskan darah demi meraih kesejahteraan untuk umat dan bangsa
Hari penentuan akan ada ketika masaku masih dalam lembah kehancuran
Akan tetapi harapan dan impian takan pernah musnah
Sebab pendekar-pendekar muda akan bermunculan dan mengeluarkan amukan-amukan pembebasan bagi penghuni negeri ini
Jika hari itu datang maka tunggulah kehancuran besar bagimu
Sebab pendekar yang hadir siap berdarah dan tumbang dimedan juang
Semasih tirani belum tumbang
Ibu pernah berpesan..!!
Nak jika merasa resah silahkan berontak demi nama kebenaran
Dan ayah menitip harapan..!!
Nak jika merasa bosan silahkan tumpahkan darah di atas tanah pertiwi demi satu impian
Yaitu kesejahteraan bagi seluruh masyarakat indonesia
Ayah sudah siap kehilangan mu semasih kau berdiri di atas nama perjuangan
Dan ibu akan antarkan mayatmu dengan senyuman bangga karna dirimu mati dengan nama perjuangan nak.
KILIMAN ARIANSYAH
Senin, 07 Januari 2019
RINDU ITU LICIK
Kata rindu memang selalu jadi misteri dalam memori
Seakan-akan kata rindu itu adalah sebuah sejarah tuhan yang sampai sekarang belum ditemukan keberadaan nya
Dari timur ke barat selalu merasakan kerinduan-kerinduan tersebut
Sehingga diriku pun kian bertanya dalam diri "apakah aku juga sedang merindu"
Haha.. kurasa rindu itu hanya untuk orang-orang yang memiliki rasa yang luar biasa pada sosok idaman rahasia
Mungkin sosok idaman rahasia itu adalah TUHAN atau bisa mungkin PEREMPUAN
Entahlah yang jelas rindu itu misteri dunia
Sendi-sendi kehidupan mulai di racuni dan di grogoti oleh kata-kata yang tak bermutu
Sehingga kita terjebak dalam untaian sajak yang pernah di berikan oleh sang perindu
Generasi sudah pada salah dalam memaknai kata rindu
Sehingga yang terjadi generasi pada jadi vampir kata
Kata rindu memang menjadi satu damba'an bagi setiap insan yang sedang jatuh cinta
Dan sedang melewati proses LDR. Ini menjadi sebuah pertanya'an besar bagi para pembuat rasa dan penikmat kata rindu
Apa mungkin rindu itu sebuah rasa atau hanya sekedar kata.?
Aku rasa rindu hanya sebuah untaian kata yang dirangkai dalam memori generasi yang sedang menjalin cinta
Tak jarang aku temukan orang yang selalu mengatakan kata rindu
Tak jarang pula aku melihat orang menangis lantaran rindu
Ku rasa rindu itu penjahat yang kapan saja bisa menyiksa batin
Kadang juga rindu bisa menjadi samurai dalam hati
Yang kapan saja bisa membunuh mu secara perlahan
Maka hati-hati untuk merindu apalagi mangatakan kata rindu
Kalaupun rindu itu adalah sebuah rasa takanlah mungkin rindu itu menyiksa
Sebab yang menyiksa adalah kata yang selalu kita ingat dan kenang dalam benak kita
Yah.. Itulah kenyata'an rindu bahwa rindu itu hanya sebuah kata bukan rasa
Rindu mampu menghipnotis jiwa-jiwa tenang yang sedang hanyut dalam asmara
Rindu itu licik, licin dan cerdik
Dia pandai memainkan perannya dengan sempurna
Sehingga para penikmat rindu hanyut dan tenggelam didalamnya
Rindu terlalu curang untuk sebuah eksistensi
Rindu juga terlalu ambisi untuk menyakiti tanpa memikirkan sebab dari sebuah penderita'an diri
Rindu itu serupa hantu atau mungkin setan
Yang tak bisa dilihat tapi mampu dirasakan oleh penghuni dunia percinta'an
Yang pada dasarnya rindu harus memberi hormat pada rasa sehingga asmara tak terjebak dalam kata cinta yang memberi kerinduan pada insan dunia
Ahh.. Aku bagai orang bodoh saja berdebat dengan tulisan
Kayak sudah tak ada orang saja yang di ajak memecahkan sebuah rindu
Hehe.. Eits tapi jangan menjastis bahwa aku benar-benar bodoh lantaran berdebat dengan tulisan
Ada alasan tersendiri kenapa aku berdebat dengan tulisan
Di karnakan tak ada lagi orang yang mampu mendefinisikan rindu
Sebab para penikmat rindu sudah lenyap terbawa arus rindu
Rasa tolong selamatkan aku dari rindu agar aku tak sama dengan dia dan mereka yang selalu bergelut dengan nikmatnya rindu
Dia rela menyiksa diri dengan merindukan seseorang yang belum tentu merindukan dirinya
Dan mereka mampu menyakiti diri hanya karna ingin melepas rindu yang menggebu dalam kalbu
Seakan rindu adalah kewajiban untuk di rindu oleh pemilik ruang tak bertepi
Tak sadarkah bahwa rindu itu api yang setiap sa'at bisa membakar hati
Ku rasa mereka sudah pada lupa akan sakit karna kerinduan
Sehingga asik untuk menikmatinya
Seharusnya rindu di letakkan pada kerinduan menuju illahi
Bukan di letakan pada merindukan sang kekasi
Sebab kekasi sejati adalah dia yang memberi kehidupan abadi
Bukan dia yang memberi kehangatan dikala kesunyian malam hari
Kemuncak rindu ada pada kerinduan kepada cahaya sang illahi
Sehingga kita tidak terjebak hanya dalam alunan kata
Tapi kita akan terjebak dalam alunan rasa yang ingin menemukan sang pencipta alam semesta
KILIMAN ARIANSYAH
JANDA MENYELINAP TANPA SUARA
Serbuk-serbuk kayu bekas bangunan rumah bapak penghulu
Mulai terdengar sir..sir..sir dan hati mulai bimbang ada apa gerangan hati ini resah hanya karna suara serbuk-serbuk kayu
Mungkin sang ratu sedang mimpi basah setelah kelelahan kontrol bangunan rumah untuk bapak penghulu di simpang istana sang raja.?
Atau mungkin sang ratu sedang bergoyang di atas sofa dengan tarian madura yang merasuk sukma.?
Entahlah yang jelas hati ku sekarang sedang resah karna sang ratu sering keluar kota
Kuharap ini pertanda baik bagi rakyat miskin di desa yang menanti uluran tangan dari sang ratu penguasa alam tengah
Selogan bima sering di uraikan lewat pena
Yang berjudul kau dan dia di atas tahta dengan selimut emas permata
Jangan terlalu tergiur dengan tinta
Sebab pena akan bersembunyi jikalau upah masih tak layak untuk di ambil dalam saku celana
Kuharap saku celanamu tak bocor
Sehingga anggaran dana desa tak kau pakai untuk membeli tinta kenikmatan dari pemberi rasa ditengah malam yang gelap gulita
Kau pernah masuk dengan salam santun dari anak sampah
Sehingga kau bisa mendapat tahta yang tak kau pergunakan dengan indah
Setelah kau dapatkan apa yang kau inginkan kau keluar tanpa suara seakan-akan kaulah penjahat kelamin sesungguhnya
Wahai putri permata sang ratu di istana raja
Cobalah menoleh kepada suara tangisan anak desa yang merindukan belaian mesra dari ratu muda setengah tua
Dulu kau pernah meneteskan air mata demi ingin mendapat tahta
Tapi sekarang kau bertingkah serupa intan permata yang wajib di coba oleh para duda
Apa tugas yang di berikan hanya hiasan semata.?
Sehingga tak ada realisasi dari tugas-tugas negara yang kau emban dengan cahaya
Atau mungkin janji yang pernah di nyatakan hanya sekedar sandiwara dunia.?
Sehingga anak desa jadi korban pencabulan hak anggaran dana desa.
Bersikaplah yang sewajarnya
Agar tak ada hujatan serupa air hujan yang jatuh di atas genteng rumah para pemangku tahta pembasmi hama
Yang jatuhnya sangat besar namun tak terdengar suaranya
Selimut-selimut permata sudah menghilangkan nilai dalam jiwa yang pada dasarnya mempunyai kasih sayang yang sempurna
Bima ku di ambang huru hara
Sebab kekasih tercinta sang ratu disinggah sana raja suka di kota rantauan orang
Kembalilah dan buat kota mu jadi emas mulia yang bisa di nikmati sepanjang sejarah pembangunan kota bima
Sehingga anak cucu penerus tanah keramat tak keluhkan sesal pada pemimpin-pemimpin selanjutnya
Yang akan memimpin kota kita tercinta
Sudahlah janda kembang!!!
buang jauh-jauh arogansi mu terhadap percikan cairan surga di luar sana
Sebab yang benar-benar membutuhkan mu menanti dengan ratapan disini.
KILIMAN ARIANSYAH
Minggu, 06 Januari 2019
MEMBURU MIMPI
Pejuang peradaban terus bermunculan dan berkembang di negeri ini
Teriakan dan nyanyian pun terus berhamburan dan berterbangan mengikuti alur perkembangan dunia yang penuh dengan kemunafikan
Para tokoh yang ditokokkan kini menjelmah menjadi naga saki yang siap menerkam ribuan penghuni hutan rimba
Jalan menuju kemakmuran kini sudah tertutupi oleh kabut kemungkaran dari kaum munafikun
Lika liku perjalannya yang mengatakan diri sebagai orang yang ingin menyadarkan orang itu hanya topeng dan bualan semata
Tak banyak yang merasa diri hebat seolah-olah dia adalah raja di alam semesta
Sambaran dan cambukan suara anak bangsa selalu menggelegar bagai petir yang menyambar selat himalaya tak sedikitpun memberi efek jerah bagi mereka yang merasa diri berkuasa
Kantung-kantung basah sudah menutupi hati para tokoh yang mulanya mulia
Memang hancur tapi mau bilang apalagi kekuatan tahta sudah menyelimuti kalbu para ulama
Hanya kesadaran sejati yang mampu melawan nafsu dari pengaruh kekuasaan
Hanya jiwa yang merdeka yang tak mampu dirasuki oleh roh dari tahta
Dan hanya generasi ibu pertiwi yang bisa menghancurkan tirani-tirani yang berselimut jabatan
Jejak setapak terus menuai air mata dalam mengiringi langkah memori
Semoga apa yang disemogakan bisa tersemogakan demi masa depan generasi penerus bangsa
Pengaruh kapitalis sudah sangat kental merasuk dan membumi dalam akal pemuda milineal
Sehingga apa yang dicita-citakan oleh bapak bangsa tak lagi dapat diindahkan
Sebab sepuluh pemuda yang di idamkan kini menjadi racun dunia
Ma.afkan anak cucumu nanti jika bertingkah serupa binatang yang tak punya etika
Ma.afkan pula jika mereka menjual harga diri karna rupiah.
Kurasa tak ada lagi yang harus di khawatirkan oleh meraka
Sebab semuanya sudah nampak jelas sepuluh tahun kedepan indonesia akan menjadi negara jamaika
Kuharap ada pemuda yang akan mampu merubah dunia
Sehingga tak terjadi yang namanya pelacur intelektual muda
Tinggal menanti ridho Allah untuk menjemput para pemburu mimpi
Agar dunia lebih khusus indonesia jadi madrasah unggul dalam mencetus generasi
Ayah, Ibu Do.akan aku dalam setiap pijakkan kaki ini
Mudah-mudahan langit bisa dijunjungi tinggi dan indonesia bisa dijadikan surga di alam ini
Mimpi ku bangun dalam raut wajahmu petarung tangguh
Harapan ku tertanam dalam keringat yang menetes didahimu pejuang hebat
Dan tujuan ku terwujud karna do.a-do.a yang kalian panjatkan atas nama Allah bukan nama kekuasaan
Aku sadarkan diri untuk tetap kuat dan bertahan dalam arus gelombang kehidupan
Aku haramkan diri untuk berhenti berjuang demi nama keadilan
Dan pesanmu selalu terpatri dalam jiwa ini
Ijinkan ku mati dengan lafas kebenaran
Dan ijinkan aku hidup dengan kata kesejahteraan
Suatu sa.at nanti mimpi itu akan ku genggam bersama senyum indah dalam raut wajah kalian
Sebab kesuksesan ku adalah bahagia yang kalian nampakkan
Aku sadar aku belum jadi yang kalian inginkan
Dan aku juga sadar aku belum bisa menjadi kebanggaan kalian
Tapi satu yang perlu di ketahui klau aku bangga pernah di lahirkan oleh kalian di dunia ini
Demi mewujudkan mimpi dan harapan yang pernah kalian idam-idamkan masa itu
Jalan masih panjang untuk ku arungi bersama derita yang ku hadapi
Semoga cahaya illahi dapat menerangi dikala gelapnya jalan ini
Kaki terus melangkah mengukuti isarat hati yang mencari sepercik harapan yang pernah dibangun atas dasar derai dan tangisan para petarung hebat dulu
Aku ingin dari ribuan anak bangsa yang sadar akan keadilan dan kebenaran
Akulah salah satu diantara mereka
Sewalaupun aku hanya benalu dan benang merah yang kapanpun bisa ditarik ulur oleh pemenang tahta
Tapi tak sedikitpun hati ini ingin mengukir sejarah suram yang akan di ceritakan kepada anak cucuku nanti
"Selamat berjuang pemburu mimpi
Dan selamat datang pejuang peradaban".
KILIMAN ARIANSYAH
SANG MALAM DAN NAFAS
Akulah sang malam yang merindukan nafas keindahan dari perindu surga
Malam ku tak sama dengan malam mu
Sebab hikayat rasa tak bisa menentukan sikap untuk menjauh dari gelap
Serpihan raga ku mulai merintih dalam gelap yang sangat gulita
Ku rangkai bait-bait kata dalam bisunya malam
Ku untaikan sajak lewat coretan-coretan hati
Dan ku sampaikan lantuna melodi lewat angin-angin jalan menuju cahaya
Haru dan pilu selalu menyelimuti jiwa yang sedang mencari cinta
Adakah bait-bait kata cinta tulus yang akan ku temui dalam sahdunya nyanyian sang malam?
Ataukah sebaliknya yang ku dapat hanya hamparan hampa yang mengisi dunia?
Entahlah aku tak mau terlalu jauh tenggelam dalam senandung sang malam
Biarkanlah diriku bebas dalam sangkar asmara
Hingga nanti ku temui sedikit cahaya kehidupan dari sang malam yang memberi nafas kehidupan
Wahai sang pemberi rindu ijinkan ku bersemayam bersama mu agarku bisa tancapkan benih-benih kehidupan dalam jiwa
Aku ingin hidup serupa malaikat yang mengubah peradaban dengan satu untaian kata
Aku juga ingin merasakan indahnya dunia agar harapanku takan sirnah lantaran waktu yang menghimpit raga
Nafas-nafas kehidupan telah di bayang-bayangkan lewat intonasi retorika
Sehingga banyak yang terbuai dalam cerita sang senja yang memberi cerita suram dikala sore hari datang menghampiri penghuni dunia
Gelapnya sang malam memang sangat membuat merinding semua yang ada
Tapi dalam gelap pun kita dapat menemukan satu titik kemunculan peradaban
Sebab dunia hadir karna kegelapan
Sehingga isi semesta diberikan nafas harapan untuk mengarungi bahtera rasa yang dihadirkan oleh cinta
Kita terlalu pandai untuk menciptakan kasih sayang tanpa memikirkan rasa yang diberikan pada si pemilik cinta
Jangan pernah berikan harapan pada rasa yang sensitif pada keegoan semata
Tapi berikanlah rasa pada si pemilik cinta yang tetap untuk mengarungi samudra cinta
Yakinlah dalam gelapnya sang malam akan ada nafas cahaya yang selalu memberi isarat bahwa kasih hanya butuh rasa untuk menjelaskan cinta
Sehingga sayang pun bisa melahirkan benih-benih harapan yang akan dikenang sepanjang sejarah peradaban dunia
Yang pada dasarnya jangan hanya melihat bahwa gelap itu tanpa cahaya
Tapi yakinkan diri bahwa gelap itu adalah cahaya sejati bagi setiap jiwa yang mencari cahaya illahi
Jejak setapak terus mengukir deraian air mata dari sang bidadari tak bersayap
Membuat diriku lemah tak berdaya jika mengingat tetesan air mata karna merindu cahaya cinta dari sang pemilik alam semesta
Ingin ku lepas semua yang menjadi beban derita
Tapi diriku tak sanggup untuk mengulang sejarah masa lampau yang mengisahkan seribu luka
Niat hati untuk menjaga dengan ketulusan rasa yang dititipkan oleh sang malam pada gelapnya asmara
Tapi kabut hitampun terus menyelimut amarah karna keegoan dirinya
Ku harap sang angin memberikan nafas cinta agar cahayapun bisa memberikan sinarnya dalam gelapnya hati yang tertutupi oleh kabut hitam
Yah.. Aku tak terlalu pandai untuk mencintai sang pemilik kata aku luka dengan senandung sempurna
Aku hanya pandai memberi isyarat kalau aku cinta pada sang perindu cahaya yang disana.
KILIMAN ARIANSYAH
PESTA DEMOKRASI ADALAH AJANG CARI MUKA
Sejatinya demokrasi merupakan implementasi dari pasal 1 ayat 2 UUD 1945 yakni kekuasaan tertinggi ada ditangan rakyat dan diselenggarakan berdasarkn peraturan perundang-undangan. Oleh sebab itu lahirlah makna Demokrasi itu yaitu dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.
Pesta Demokrasi merupakan momen dimana rakyat merayakan hak demokrasinya itu pada waktu-waktu yang sudah ditentukan dalam suatu peraturan perundang-undangan.
Dalam hal ini untuk memilih siapa dari rakyat itu untuk mereka pilih dan sepakati secara bebas, jujur dan rahasia tanpa ada unsur intervensi lebih-lebih intimidasi dari pihak manapun untuk kemudian menjadi pemerintah yang akan menyelenggarakan dan mengatur segala kebutuhan masyarakat itu sendiri.
Pasal 1 ayat 3 UUD 1945 yg berbunyi negara indonesia adalah negara hukum.
Maka dengan demikian segala hal yang dirasa bertentangan dengan hukum akan mendapatkan sanksi tanpa harus memandang beda baik dari status sosial maupun hal-hal lainnya.
Semua sama di mata hukum dengan prinsip the rule of law dlm hal law enfoircement.
Namun dewasa ini di abad ke XXI yg katanya era milenial banyak penyimpangan dan penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan oleh para politikus sehingga melahirkan abuse of power dikalangan elit politik sehingga implementasi dari peraturan-peraturan yang berlaku tidak berjalan sesuai koridor yang diharapkan sehingga imbasnya pesta demokrasi yang sejatinya merupakan PESTA RAKYAT yang harus dijunjung tinggi kesucian dan kehormatanya dimanipulasi dan ditransformasikan menjadi PESTA PARA ELIT POLITIKUS yang menghalalkan segala cara untuk meraih kepentingan individu dan kelompok mereka semata sehingga imbasnya demokrasi tersebut bermakna lain yakni DARI PARPOL,OLEH PARPOL dan UNTUK PARPOL.
sedikit mengambil sampel dsri PILPRES yang akan diselenggarakn thn 2019 kelak, saat ini para parpol pengusung dan koalisi saling menjatuhkan satu sama lain dengan cara dan bahasa yg tdk etis demi mempertahankan popularitas dan eksistensinya masing-masing (CarMuk).
Sehingga saling memperdebatkan siapa yang layak dan tidak layak untuk jadi presiden dan wapres melalui segala linik.
Baik itu mlalui media elektronik, medsos, media cetak bahkan melalui pemerintah yang sah.
kemudian rakyat menjadi korban karna harus menyantap informasi yang tidak memiliki nilai kebenaran sama sekali kemudian melahirkan sebuah pertentangan dilingkup masyarakat pada umumnya sehingga menjadi TRIGER untuk menciptakan permusuhan karna saling membenci demi membela paslon yang masing"-masing mereka dukung.
"Ironis sekali".
Karna para elit politik yang diharapkan memberikan contoh yang baik demi menjaga kesatuan dan persatuan bangsa malah membuat dinamika yang tidak bermoral dan dipertontonkan pada masyarakt umum pula.
Pertanya'a nya:
*jika pesta demokrasi adl pesta rakyat mengapa elit politikus yang ribut.?
*Jadi mari kita simpulkn apakah pesta demokrasi adalah pesta rakyat atau bukan.?
Penulis : LINNAS
Langganan:
Komentar (Atom)
Demokrasi Sumber Geopolitik
penyelenggaraan kekuasaan secara konsekuen mesti dijalankan berdasarkan normalitas prinsip demokrasi. Pemisahan wewenang, check and bal...
-
KKN (Kuliah Kerja Nyata), merupakan sebuah program pengabdian mahasiswa pada masyarakat setara 2 sks yang wajib diikuti oleh seluruh maha...
-
Begitu banyak hal yang ingin aku tuangkan dalam secarik kertas, tentang apa saja yang yang mampu dipandang mata dalam realitas. Mulai d...





